Rabu, 23 Oktober 2019

Jenis Jenis RAM Komputer dan Memori Eksternal


"MEMORY INTERNAL" 

RAM (Random Access Memory) merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara.
Saat anda menggunakan komputer dan memberikan instruksi apapun, maka RAM akan menyimpan perintah atau instruksi tersebut untuk sementara, dan kemudian setiap data tersebut akan di eksekusi oleh processor.
RAM di sebut random access memory karena cara pengaksesan yang di laukan adalah dengan sistim random.
Berhubung karena sifat penyimpanannya yang sementara, maka setiap pengguna komputer memerlukan memori tambahan seperti hardisk untuk dapat menyimpan seluruh data yang kita butuhkan secara permanen.
Memori RAM hanya akan menampung data anda sementara, sebab itu saat anda sedang bekerja baik itu mengetik atau mengerjakan tugas lainnya, sebaiknya selalu ingat untuk menyimpan data anda di memori hardisk yang akan menyimpan secara permanen.
Hal tersebut penting di lakukan, sebab jika komputer anda di restart ulang atau di matikan, maka seluruh data yang  tersimpan sementara akan hilang kembali.

Jenis Jenis RAM Komputer

Memory RAM sendiri ada beragam jenis, semakin besar memori yang di gunakan tentu akan semakin cepat juga kinerja sebuah komputer. Berikut beberapa jenis-jenis RAM komputer.



1. RAM
Memori RAM pertama kali ditemukan oleh Robert Dennard pada tahun 1968, yang selanjutnya di produksi besar-besaran mengingat permintaan pasar yang pada saat itu sangat tinggi.
RAM bekerja dengan membutuhkan tegangan 5.0 volt dengan frekuesni 4.77 MHz, dengan waktu akses memori sekitar 200ns (1ns=9-10 detik). RAM yang merupakan generasi pertama menggunakan slot 30 pin pada motherboard.


2. DRAM

Berikutnya DRAM di ciptakan pada tahun 1970 oleh IBM. DRAM merupakan singaktan dari (Dynamic Random Access Memory) yang bekerja dengan frekuensi berbeda yaitu antara 4.77 sampai 40 MHz.


3. FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)

FPM RAM merupakan memori varian dari DRAM, yang telah lama di gunakan dari hasil pengembangan SIM RAM.


Memori ini di buat pada tahun 1987, menggunakan 30 pin dan berjalan pada clock maksimum 16 MHz sampai 66 MHz, dengan kecepatan akses sekitar 50 ns. RAM jenis ini di nilai sangat banyak ke kurangan baik dari segi kecepatan ataupun dalam masalah penampungan data.
Penggunaan memori FPM RAM dulunya banyak di temui pada komputer dengan processor intel 386.


4. EDO RAM (Exteneded-Data-Out RAM)
EDO RAM di luncurkan pada tahun 1995 yang di kembangkan dari memori sebelumnya. Berjalan pada clock 33-66
MHz dan memiliki pin sebanyak 72 kaki.

Kelebihan dari EDO RAM adalah telah di tambahkannya fitur baru yaitu cache guna mempercepat akses data dari
RAM tersebut.
Ditambahkannya cache pada memori telah memberikan kecepatan dari 40% sampai 50% lebih cepat dari memori pendahulunya. Penggunaan memori EDO RAM banyak di temui pada komputer intel 486.

5.SD RAM (Synchronous Dynamic RAM)
SD RAM merupakan salah satu memori yang paling bertahan lama dari penggunaaan memori sebelumnya, memori
jenis SD RAM pertama kali di rilis pada tahun 1996 dan masih digunakan hingga tahun 2001.

Penggunaan SD RAM banyak di temui pada komputer jenis Pentium I, Pentium II, Pentium III dan bahkan sampai awal kemnculuan komputer Pentium IV juga memori ini masih di gunakan.

6.RD RAM (Rambus Dynamic RAM)
Perkembanban memori berikutnya adalah hadirnya RD RAM, di ciptakan oleh perusahaan Rumbus yang mampu menjalankan clock FSB 800/1066 dengan menggunakan kaki 184 pin dan konsumsi voltage sebesar 2.5 volt.

Hadirnya RD RAM membuat beberapa cara kerja memori sedikit berubah dari pendahulunya, jenis RD RAM mengolah data dengan cara serial, sedangkan pada DDR RAM mengolah data dengan sistim paralel.

7.DDR RAM (Double Data Rate RAM)
Memory DDR RAM memiliki clock FSB 266/333/400 MHz dengan menggunakan 184 pin dan voltage 2.5 volt. Penggunaan memori ini pada umumnya telah digunakan pada komputer yang lebih canggih seperti kompuer dengan processor Pentium IV ke atas. 
DDR RAM di katakan Double Data Rate karena mampu menambah kecepatan hingga 2 x lipat dari SD RAM, hal ini
terjadi karena DDR RAM mampu bekerja dalam 1 clock mengakses jumlah data sebanyak 2 bit di banding SD RAM yang hanya mampu menyimpan data sebesar 1 bit setiap clocknya.
DDR RAM sendiri terus dikembangkan hingga menghasilkan teknologi memori yang semakin cepat mengimbangi
teknologi processor komputer. Hal tersebut ditandai dengan keluarnya generasi DDR berikutnya seperti DDR, DDRII, DDRIII, DDRIV dan DDRV.
Sumber: http://www.perangkatkeras.net/jenis-jenis-ram-komputer/








“MEMORY EKSTERNAL”

 Pengertian Memory Eksternal

Memory Eksternal adalah memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program. Dengan kata lain memory ini termasuk perangkat keras untuk melakukan operasi penulisanpembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama.

Contoh: Hardisk, Flash Disk, dan Floppy Disk. Pada dasarnya konsep dasar memori eksternal adalah Menyimpan data bersifat tetap (non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak.

Memori eksternal mempunyai dua fungsi utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas tinggi bagi penggunaan jangka panjang.

Jenis - Jenis Memory Eksternal

1.         Berdasarkan Karakteristik Bahan

Punched Card atau kartu berlubang : Merupakan kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data. Kartu ini dibaca melalui punch card reader yang sudah tidak digunakan lagi sejak tahun 1979.



Magnetic disk : Magnetic Disk merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy dan harddisk.



Optical Disk : Optical disk terbuat dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD



Magnetic Tape : Sedangkan magnetik tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti halnya pita kaset tape recorder.


2.         Berdasarkan Jenis Akses Data

DASD (Direct Access Storage Device) : Mempunyai akses langsung terhadap data. Contohnya : Magnetik (floppy disk, hard disk), Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk), Optical Disk dll.



SASD (Sequential Access Storage Device) : Mempunyai akses data secara tidak langsung(berurutan), seperti pita magnetik.


Sumber: https://faris6593.blogspot.com/2013/03/pengertian-perbedaan-memory-internal-external.html?m=1


Kesimpulan: 
Perbedaan Memory Internal dan Memory Eksternal

Memory Internal merupakan tempat untuk menyimpan data yang bersifat sementara (dynamic) dan dapat diakses processor secara langsung.

Memory Internal mampu menyimpan data secara sementara karena memiliki sifat penyimpanan yang sementara juga. Ambil contoh seperti ketika kamu sedang menjalankan sebuah program seperti Ms.Words, game, Command Prompt, dan program lainnya.

Memory Eksternal merupakan memory yang bersifat statis dimana data yang kamu simpan tidak akan hilang meskipun komputer telah dimatikan atau direstart.

Memory Eksternal sendiri dapat berupa perangkat penyimpanan seperti hardisk atau flashdisk yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menyimpan data secara permanen.
best experience on our  More i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jenis Jenis RAM Komputer dan Memori Eksternal

"MEMORY INTERNAL"  RAM (Random Access Memory) merupakan perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menyimpan data semen...